//
you're reading...
Budaya

Tarian Caci | Pembuktian Ketangguhan Pria Bajo

tarian caci
Tari caci – Foto: Ist

Oleh: Ary
Labuan Bajo tak hanya terkenal dengan wisata alamnya yang menawan.

Namun selain terkenal akan beragam tempat wisatanya, Labuan Bajo sebagai pintu masuk wisatawan untuk mengunjungi Taman Nasional Komodo ternyata memiliki beragam keunikan budaya, salah satunya adalah pertunjukan Tarian Caci.

Tarian Caci awal mulanya dimainkan oleh para pejuang perang untuk merayakan dan mengenang perang.

Dalam budaya Manggarai, tarian caci menjadi simbol pertobatan manusia dalam hidup. Nama Caci sendiri bersal dari dua kata yaitu “Ca”, yang berarti satu, dan “Ci” artinya uji. Jadi, Caci bermakna ujian satu lawan satu untuk membuktikan siapa yang benar dan salah.

Tidak semua orang Manggarai layak menjadi peserta Caci, selain harus pria, persyaratan lain adalah harus mahir memukul lawan, terampil menangkis serangan, luwes menari, merdu menyanyikan lagu daerah, dan berbadan atletis.

Dalam pelaksanaan pertunjukan tarian ini, didahulukan dengan tarian Danding atau biasa disebut Tandak Manggarai.

Tarian ini dimainkan oleh perempuan dan laki-laki yang membentuk lingkaran. Tarian pembuka ini dimaksudkan untuk memompakan semangat para pemain Caci saat bertanding.

Pertunjukan Tarian Caci terbagi atas dua kelompok, setiap kelompok terdiri dari delapan pemuda, masing-masing mendapatkan kesempatan bertarung menghadapi lawan. Sambil menari, pemain Caci menyanyikan lagu daerah untuk menantang lawannya.

Dalam pertunjukan Tarian Caci, masing-masing kelompok akan bergantian untuk bertahan dan menyerang. Penari dengan menggunakan cambuk berfungsi sebagai penyerang dan penari dengan tameng hanya berfungsi untuk bertahan. Ketika teriakan ini berlangsung diiringi oleh alunan musik khas manggarai barat.

Pada dasarnya, Tarian Caci dimainkan sebagai wujud rasa syukur pada saat musim panen tiba, Ritual Tahun Baru (Penti), menyambut tamu penting, maupun upacara adat besar lainnya.

Dewasa ini tarian Caci bagi orang Manggarai dipentaskan untuk memeriahkan acara-acara khusus baik yang bersifat adat maupun tidak, seperti syukuran hasil panen, pentahbisan imam, atau penerimaan tamu adat maupun kenegaraan.

Pertunjukan Tarian Caci dapat dinikmati di Kampung Cecer, Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeling, Manggarai Barat. Kampung ini dapat ditempuh selama 1 jam perjalanan darat dari Labuan Bajo.

Sumber: travel.ghiboo.com

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: